Film horor Indonesia selalu mempunyai cara tersendiri untuk menarik perhatian penonton, terutama ketika mengangkat cerita tentang teror gaib, misteri masa lalu, dan hubungan manusia dengan sesuatu yang tidak terlihat. Salah satu judul yang menarik perhatian adalah Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat. Film ini menghadirkan cerita tentang seorang perempuan yang sejak lahir hidup dalam bayang-bayang gangguan supranatural. Tidak hanya mengandalkan suasana menyeramkan, film tersebut juga membawa konflik emosional mengenai keluarga, keyakinan, cinta, dan perjuangan untuk melepaskan diri dari ikatan misterius. Tidak mengherankan jika pencarian mengenai pemeran film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat cukup menarik perhatian pencinta film horor Indonesia.
Salah satu daya tarik film ini terletak pada jajaran pemainnya. Claresta Taufan dipercaya memerankan karakter utama bernama Maryam, sementara Wafda Saifan hadir sebagai Farhan yang mempunyai peran penting dalam perjalanan hidup tokoh tersebut. Selain itu, ada Maryam Supraba, Rukman Rosadi, Debo Andryos, Shaqueena Medina, Ayu Dyah Pasha, dan sejumlah pemain lainnya yang melengkapi cerita. Kombinasi aktor berpengalaman dan pemain muda tersebut memberikan warna tersendiri bagi film garapan Azhar Kinoi Lubis ini. Berikut pembahasan daftar pemain, karakter, sinopsis, hingga informasi produksi yang perlu diketahui sebelum menonton.
Mengenal Film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat
Sebelum membahas satu per satu pemerannya, ada baiknya mengenal latar belakang film ini terlebih dahulu. Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat merupakan film horor Indonesia produksi tahun 2025 yang mengangkat kisah seorang perempuan bernama Maryam. Sejak kecil, kehidupannya tidak pernah benar-benar tenang karena selalu dibayangi sosok misterius yang mengikatnya melalui sebuah janji kelam.
Film berdurasi sekitar 92 menit ini disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan ditulis oleh Lele Laila. Produksinya melibatkan Visual Media Studio bersama sejumlah perusahaan produksi yang berkolaborasi dalam penggarapannya. Film ini mulai tayang di bioskop Indonesia pada 18 September 2025 dan diklasifikasikan untuk penonton dewasa usia 17 tahun ke atas oleh Lembaga Sensor Film.
Informasi Singkat Film Maryam
Berikut informasi dasar yang membantu mengenali film ini sebelum membahas jajaran pemainnya lebih jauh.
- Judul: Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat
- Tahun produksi: 2025
- Genre: Horor
- Durasi: 92 menit
- Sutradara: Azhar Kinoi Lubis
- Penulis skenario: Lele Laila
- Produser: Tony Ramesh dan Jody Bany Wicaksono
- Tanggal tayang bioskop: 18 September 2025
- Negara: Indonesia
- Klasifikasi: 17+
Informasi tersebut tercatat dalam data Lembaga Sensor Film dan sejumlah katalog perfilman Indonesia.
Daftar Pemeran Film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat
Jajaran pemain menjadi salah satu elemen penting yang membuat cerita horor terasa lebih hidup. Dalam film ini, setiap karakter mempunyai hubungan dengan perjalanan Maryam, baik sebagai keluarga, orang yang berusaha melindunginya, maupun sosok yang berkaitan dengan teror gaib.
Jika melihat daftar pemeran film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat, terdapat beberapa nama yang sudah dikenal dalam industri hiburan Indonesia. Berikut karakter utama dan pemain pendukung yang mempunyai peran dalam perkembangan cerita.
1. Claresta Taufan sebagai Maryam
Claresta Taufan Kusumarina dipercaya menjadi pemeran utama dalam film ini. Ia memainkan karakter Maryam, seorang perempuan yang hidup dalam tekanan akibat ikatan misterius dengan sosok gaib sejak kelahirannya.
Maryam digambarkan sebagai tokoh yang harus menghadapi berbagai kejadian aneh dalam kehidupannya. Surat misterius yang terus muncul, gangguan yang tidak dapat dijelaskan, serta kehadiran sosok tak kasatmata membuat kehidupannya semakin sulit. Konflik tersebut menjadi pusat cerita yang membawa penonton mengikuti perjalanan emosional Maryam.
Peran ini membutuhkan kemampuan untuk memperlihatkan ketakutan, kebingungan, tekanan psikologis, sekaligus keinginan untuk terbebas dari teror yang menghantuinya. Claresta menjadi pusat perhatian karena sebagian besar perkembangan cerita berkaitan langsung dengan karakter yang dimainkannya.
2. Wafda Saifan sebagai Farhan
Wafda Saifan Lubis memerankan Farhan, sosok pria yang mempunyai hubungan penting dengan perjalanan Maryam. Karakter Farhan hadir sebagai bagian dari harapan untuk membantu Maryam keluar dari ikatan gaib yang selama ini membelenggunya.
Dalam cerita, Farhan merupakan murid Kyai Saleh yang kemudian diminta menikahi Maryam. Pernikahan tersebut diyakini dapat menjadi jalan untuk memutus hubungan misterius antara Maryam dan sosok gaib bernama Dimriyat.
Namun, upaya tersebut tidak berjalan mudah. Kehadiran Farhan justru membuat konflik semakin kompleks karena Dimriyat tidak ingin kehilangan ikatan yang selama ini dimilikinya dengan Maryam.
3. Maryam Supraba sebagai Yeni
Maryam Supraba memerankan Yeni, ibu dari Maryam. Karakter ini mempunyai peran emosional yang cukup kuat karena harus menghadapi penderitaan anaknya sejak kecil.
Sebagai seorang ibu, Yeni berusaha mencari berbagai jalan untuk menyelamatkan Maryam. Ia mendatangi ustaz dan kyai untuk meminta bantuan karena gangguan yang dialami anaknya semakin sulit dikendalikan.
Karakter Yeni menggambarkan perjuangan orang tua yang tidak ingin melihat anaknya terus hidup dalam ketakutan. Perannya menjadi salah satu bagian penting yang memperkuat konflik keluarga dalam film.
4. Rukman Rosadi sebagai Kyai Saleh
Rukman Rosadi hadir sebagai Kyai Saleh, tokoh agama yang berusaha membantu Maryam menghadapi gangguan gaib. Karakter ini mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan cerita karena menjadi salah satu orang yang memberikan harapan bagi keluarga Maryam.
Kyai Saleh kemudian meminta muridnya, Farhan, untuk menikahi Maryam. Keputusan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam cerita karena pernikahan itu diharapkan mampu memutus ikatan antara Maryam dan Dimriyat.
Pengalaman Rukman Rosadi dalam memainkan berbagai karakter membuat kehadirannya menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi penonton.
5. Debo Andryos sebagai Bagas
Debo Andryos turut bergabung dalam jajaran pemeran film Maryam. Ia memainkan karakter Bagas yang menjadi bagian dari lingkungan kehidupan tokoh utama.
Kehadiran Bagas melengkapi hubungan antarkarakter dalam cerita. Film horor seperti ini tidak hanya membutuhkan tokoh utama dan sosok antagonis, tetapi juga karakter pendukung yang membantu membangun suasana dan memperluas konflik.
6. Shaqueena Medina sebagai Maryam Kecil
Shaqueena Medina Lukman memerankan Maryam ketika masih kecil. Karakter ini penting karena cerita Maryam tidak dimulai ketika ia sudah dewasa, melainkan sejak kelahirannya.
Melalui karakter Maryam kecil, penonton dapat memahami bahwa gangguan yang dialaminya bukan sesuatu yang baru muncul secara tiba-tiba. Teror tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak awal.
Kehadiran pemeran versi kecil juga membantu memperlihatkan perjalanan waktu dan perkembangan karakter utama.
7. Ayu Dyah Pasha
Ayu Dyah Pasha termasuk dalam jajaran pemain film ini. Kehadirannya memperkaya susunan karakter pendukung yang mengisi cerita.
Aktor dan aktris pendukung mempunyai peran penting dalam membangun suasana sebuah film horor. Interaksi antartokoh dapat membuat konflik terasa lebih realistis dan membantu penonton memahami situasi yang sedang dihadapi karakter utama.
8. Rahmet Ababil
Rahmet Ababil juga menjadi bagian dari daftar pemeran film Maryam. Ia memerankan karakter Rezeki berdasarkan informasi pemeran yang tersedia dalam katalog film.
Karakter pendukung seperti Rezeki ikut melengkapi lingkungan sosial yang berada di sekitar Maryam. Dengan adanya berbagai tokoh tersebut, cerita tidak hanya berpusat pada hubungan Maryam dengan Dimriyat, tetapi juga memperlihatkan dampak teror terhadap orang-orang di sekitarnya.
9. Ruli Fitrian Alia sebagai Jin Dimriyat
Ruli Fitrian Alia memerankan sosok Dimriyat, jin yang mempunyai ikatan misterius dengan Maryam sejak lahir.
Dimriyat menjadi sumber utama konflik supranatural dalam film. Sosok ini tidak ingin melepaskan Maryam sehingga berbagai gangguan terus terjadi ketika ada orang yang berusaha memisahkan mereka.
Karakter tersebut menjadi elemen penting dalam membangun ketegangan. Konflik antara keinginan Maryam untuk hidup normal dan keberadaan Dimriyat menjadi inti cerita horor yang ditawarkan film ini.
Sinopsis Film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat
Selain daftar pemeran, sinopsis menjadi bagian yang banyak dicari penonton untuk mengetahui gambaran cerita. Film ini berfokus pada kehidupan Maryam yang sejak lahir tidak pernah benar-benar bebas dari gangguan misterius.
Teror tersebut muncul dalam berbagai bentuk. Salah satu kejadian yang menjadi bagian penting cerita adalah kemunculan surat misterius yang terus kembali meskipun sudah dibuang, dikoyak, atau dibakar. Maryam merasa ada sosok tak kasatmata yang selalu mengikuti kehidupannya.
Semakin besar keinginannya untuk terbebas, semakin kuat pula ikatan tersebut terasa. Situasi menjadi semakin sulit ketika orang-orang di sekitarnya ikut mengalami dampak dari gangguan yang dialaminya.
Konflik Maryam dengan Sosok Dimriyat
Dimriyat menjadi sosok yang mengikat Maryam melalui janji kelam. Hubungan tersebut bukan hubungan biasa karena melibatkan unsur supranatural yang membuat Maryam kesulitan menjalani kehidupan normal.
Kehadiran Dimriyat juga menciptakan tekanan psikologis bagi tokoh utama. Maryam tidak hanya harus menghadapi rasa takut, tetapi juga berusaha mempertahankan kendali atas kehidupannya sendiri.
Konflik semakin meningkat ketika ada orang yang mencoba membantunya memutus ikatan tersebut.
Pernikahan yang Dipercaya Memutus Ikatan Gaib
Harapan mulai muncul ketika Kyai Saleh berusaha membantu Maryam. Ia kemudian meminta Farhan untuk menikahi perempuan tersebut dengan keyakinan bahwa pernikahan suci dapat menjadi jalan untuk memutus ikatan gaib.
Namun, rencana tersebut justru memicu kemarahan Dimriyat. Teror semakin meningkat dan hubungan antara para karakter menjadi semakin rumit.
Bagian ini menjadi salah satu konflik utama yang membuat cerita terasa lebih menegangkan.
Fakta Menarik Film Maryam yang Perlu Diketahui
Film horor ini mempunyai sejumlah hal menarik di balik proses pengembangannya. Salah satunya adalah inspirasi cerita yang berasal dari konten podcast horor yang sebelumnya dikenal oleh pendengar dunia podcast Indonesia.
Diadaptasi dari Podcast Lentera Malam
Cerita Maryam berkaitan dengan podcast Lentera Malam berjudul Maryam: Belenggu Jin Kafir. Kisah tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah film layar lebar dengan pendekatan sinematik.
Adaptasi dari podcast memberikan ruang bagi pembuat film untuk mengembangkan suasana, visual, karakter, dan konflik yang sebelumnya disampaikan melalui format audio.
Disutradarai Azhar Kinoi Lubis
Azhar Kinoi Lubis dipercaya menjadi sutradara. Ia bekerja bersama penulis skenario Lele Laila untuk membawa cerita Maryam ke layar lebar.
Film horor membutuhkan pengaturan suasana yang tepat, mulai dari pencahayaan, komposisi gambar, musik, hingga ritme adegan. Seluruh elemen tersebut membantu menciptakan pengalaman menonton yang lebih intens.
Berdurasi 92 Menit
Film ini memiliki durasi sekitar 92 menit atau satu jam 32 menit. Dengan durasi tersebut, penonton diajak mengikuti perkembangan konflik Maryam dari gangguan awal hingga perjuangannya mencari jalan keluar.
Mengapa Film Maryam Menarik bagi Penggemar Horor Indonesia
Genre horor masih mempunyai tempat tersendiri dalam perfilman Indonesia. Cerita yang mengangkat mitos, kepercayaan masyarakat, gangguan supranatural, dan konflik keluarga sering menjadi tema yang menarik perhatian penonton.
Film Maryam menawarkan perpaduan beberapa unsur tersebut. Ceritanya tidak hanya berfokus pada kemunculan sosok menyeramkan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teror memengaruhi kehidupan seorang perempuan dan keluarganya.
Menggabungkan Horor dan Konflik Psikologis
Salah satu daya tarik film ini adalah konflik psikologis yang dialami Maryam. Penonton diajak memahami ketakutan dan tekanan yang terus dirasakan tokoh utama.
Pendekatan tersebut membuat cerita tidak hanya bergantung pada kejutan visual. Hubungan antara Maryam, keluarganya, Farhan, dan Dimriyat menjadi bagian penting dalam membangun ketegangan.
Kesimpulan
Film Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat menghadirkan jajaran pemain yang terdiri dari Claresta Taufan, Wafda Saifan, Maryam Supraba, Rukman Rosadi, Debo Andryos, Shaqueena Medina, Ayu Dyah Pasha, Rahmet Ababil, dan Ruli Fitrian Alia.
Claresta Taufan menjadi pemeran utama sebagai Maryam, sementara Wafda Saifan memerankan Farhan. Maryam Supraba hadir sebagai Yeni, Rukman Rosadi sebagai Kyai Saleh, dan Ruli Fitrian Alia sebagai jin Dimriyat.
Dengan cerita tentang ikatan gaib, perjuangan keluarga, serta usaha memutus teror supranatural, film ini menawarkan konflik horor yang dibangun melalui hubungan antarkarakter. Bagi pencinta film Indonesia, mengetahui daftar pemeran film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat dapat menjadi cara untuk mengenali karakter sebelum menyaksikan keseluruhan ceritanya.
FAQ Pemeran Film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat
1. Siapa pemeran utama film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat?
Pemeran utamanya adalah Claresta Taufan Kusumarina yang memainkan karakter Maryam.
2. Siapa pemeran Farhan dalam film Maryam?
Farhan diperankan oleh Wafda Saifan Lubis.
3. Siapa pemeran ibu Maryam?
Karakter Yeni, ibu dari Maryam, diperankan oleh Maryam Supraba.
4. Siapa pemeran Kyai Saleh?
Kyai Saleh diperankan oleh aktor Rukman Rosadi.
5. Siapa pemeran jin Dimriyat?
Sosok jin Dimriyat diperankan oleh Ruli Fitrian Alia.
6. Siapa pemeran Maryam kecil?
Maryam kecil diperankan oleh Shaqueena Medina Lukman.
7. Siapa sutradara film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat?
Film ini disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dengan skenario yang ditulis Lele Laila.
8. Kapan film Maryam tayang di bioskop?
Film ini mulai tayang di bioskop Indonesia pada 18 September 2025.
9. Berapa durasi film Maryam?
Durasi film Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat adalah sekitar 92 menit.
10. Apa genre film Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat?
Film ini bergenre horor dengan unsur supranatural dan konflik psikologis.
11. Apakah film Maryam diadaptasi dari kisah podcast?
Ya. Film ini terinspirasi dari podcast horor Lentera Malam berjudul Maryam: Belenggu Jin Kafir.
12. Berapa usia penonton yang disarankan untuk film Maryam?
Lembaga Sensor Film mengklasifikasikan film ini untuk penonton berusia 17 tahun ke atas.






